Sedang berada di titik kehidupan yang….
Mendapat tawaran kesempatan, yang kalau aku tolak sekarang ini, aku cukup yakin kesempatan itu nggak akan datang lagi…….
Semua orang terdekat yang aku ceritain bilang “UDAH AMBIL AJA” tapi tapi tapi tapi……………………
Karena tawaran tersebut, lagi-lagi dipaksa untuk berkontemplasi, what do I really want in this life?
Dan bahkan nggak cukup sampai disitu, tapi harus refleksi diri juga, why do I want those things in the first place?
Kayak, kalau dipikir-pikir dari kacamata agama Islam
Selama ini pertanyaanku adalah “Aku ingin menjadi apa?“
Padahal pertanyaan yang jauh lebih penting adalah “Allah memintaku menjadi apa?“
Dan Allah nggak pernah meminta aku untuk harus menjadi ‘seseorang’
Dia memintaku menjadi seorang hamba
Seorang hamba yang bertakwa
2026 memang luar biasa
Aku tuh bukan orang yang punya banyak keinginan, dan bukan orang yang ngotot
Misalkan pengen A, kalo dapet Alhamdulillah, kalo engga ya cari gantinya aja misal B, C, D
Tapi tahun ini, aku baru ngerasain desperately want something that seems so close yet so out of reach….
Baru ngerasain pengen A dan cuma pengen A, nggak mau B, C, D….
Baru ngerasain pengen A sampe memohon-mohon sama Allah….
Ya mungkin itulah cara Allah memanggilku kembali ya wkwk
Rasanya kayak ujiannya adalah, apakah aku bisa melepaskan attachmentku terhadap hal-hal yang aku inginkan?
Apakah aku bisa melepaskan egoku yang ingin menjadi seseorang, padahal di mata Allah semua hambanya sama saja?
Ternyata sulit…
Cuma bisa menitipkan semua urusan dan semua perasaan ini ke Allah SWT…
Selalu kangen Habil kalau lagi kayak gini…
Membayangkan kira-kira dia bakal bilang apa, ngatain aku sambil ngasih saran apa ya…
Kangen diskusi sama orang terdekat yang diskusinya bisa meaningful tapi tetep fun…
Yang sayangnya nggak semua orang bisa menjadi tempat diskusi kayak gitu…
Bahkan kali ini, nggak cuma Habil yang aku rindukan…
Tapi juga orang terdekat yang aku pengen tau, gimana reaksinya kalau aku ceritain tentang tawaran itu, apa saran yang akan dikasih ke aku…
Yaa Allah, udah lama banget nggak merasakan rindu yang menyakitkan…
Kayak, kangen banget, tapi nggak bisa melakukan apa-apa…
Yasudahlah, pantesan dari kemarin nulis terus, ternyata lagi gelisah wkwkwkwk
So let them talk from the cheap seats
We’re the ones making hearts beat
If you’re winning or losing
Raise your hand, raise your hand
If I stand or if I fall
I’m still giving it my all
I’m a blood, sweat, tears believer
I’m the man in the arena











