Mama.

by Ofi Zukhrufia

Aku iri liat Manda sama mamanya. Aku pengen banget bisa kayak mereka berdua.
Manda bisa cerita apa pun ke mamanya. Apa pun.
Dan well, mamanya juga selalu memberikan tanggapan yang baik.
Bahkan kadang mamanya nggodain Manda, kayak misal waktu ada cowok ganteng di rumah.
Hahahaha :)) Ga paham lagi lah sama mereka berdua :))
Sebenernya ‘saling berbagi dan saling menanggapi’ itu sebuah konsep yang sederhana, tapi menurutku dalam maknanya.

Kata Satrio, kenapa aku nggak nyoba untuk melakukan hal yang sama.
Coba aja cerita ke mama, mulai dari hal-hal kecil atau hal-hal yang nggak penting.
Setelah dia ngomong gitu, aku mulai mikir.
Aku bukannya nggak nyoba untuk terbuka sama mama.
Aku udah nyoba kok untuk cerita.
Tapi ya, sering kali mama cuma menanggapi sekedarnya.
Atau tanggapannya kurang menyenangkan.
Lama-kelamaan, aku jadi males dan takut juga untuk cerita.
Takut aku udah cerita dengan semangat, tanggapannya gitu doang.
Ato takut aku lagi pengen curhat, yang ada malah diceramahi.-.

Kata Satrio (lagi lagi, thanks to him lah pokoknya ahahahaha‚ô•) coba cara ceritaku yang diubah.
Ya okelah usul diterima, tapi kalo dengan gayaku sendiri aja aku ditanggapin ala kadarnya, aku harus nyoba cerita dengan gaya apa? :’

I really wanna get close to her, I swear.

Advertisements