Paralel

by Ofi Zukhrufia

Mungkin karena udah terlalu capek kali ya.
Selalu berujung dengan, “yoweslah“.
Dan akibatnya…
Terbiasa dengan “yoweslah” itu tadi.
Dan ini terjadi di semua lini kehidupan.

Mungkin karena kita berjalan di atas dua garis paralel.
Selalu ditakdirkan untuk bersisian, namun tak pernah bertemu.

Advertisements