Labels.

by Ofi Zukhrufia

Labels are dumb. Both those who give it and accept it.

Salah satu quote favoritku dari Joko Anwar.
Yup, manusia itu memang suka sekali melabeli sesuatu atau seseorang dengan suatu label tertentu.
Mungkin kata lainnya adalah judge, atau menghakimi (nggak tau sih melabeli sama menghakimi itu sama atau enggak, mungkin ada yang mau memperbaiki?)

Pada awalnya aku memang termasuk orang yang secara tidak sadar sering ‘melabeli’ orang lain
Namun semakin kesini aku sadar.
Buat apa sih kita melabeli orang lain dengan suatu label tertentu?
Toh belum tentu juga label yang kita berikan buat dia itu benar.
Kalau label yang kita berikan itu salah, malah jadi fitnah kan?

Kalo misalnya kita melihat seseorang melakukan hal buruk, atau hal yang kita anggap buruk.
Apakah dia pasti akan mengulangi melakukan hal buruk tersebut? Belum tentu, kan.

Tapi, kenapa kita sering sekali melabeli orang lain karena satu atau dua hal yang dia lakukan?
Kita mencap seseorang kinerjanya gak bagus.
Padahal dia cuma melakukan kesalahan satu kali.
Tapi label buruk tentang orang itu terus melekat di pikiran kita.

Sadarlah, nggak ada manusia yang sempurna.
Kesempurnaan itu hanya milik Allah semata.
Manusia itu tempatnya salah dan lupa.
Makanya kita diberi akal, supaya bisa belajar dari kesalahan yang sudah kita perbuat.
Iya kan?

Nggak cuma label yang buruk.
Hanya karena kerja satu kali yang sangat luar biasa, kita mencap orang tersebut bagus.
Kemudian kita berekspektasi lebih terhadap orang itu.
Padahal belum tentu dia sebagus yang terlihat.
Padahal bisa saja dia melakukan kesalahan.
Iya kan?

Belum lagi orang-orang yang menerima mentah-mentah label tadi.
“Eh, si A itu orangnya gini lho. Gitu lho.”
Padahal kita belum kenal, kita belum tahu orangnya.
Tapi kita sudah percaya dengan semua ‘label’ tentang dia.
Baik yang buruk maupun yang bagus.

Kenapa sih, kita nggak mau mencoba untuk mengenal orang lain.
Seandainya setelah dicoba memang benar-benar nggak cocok, ya sudah tak apa.
Namun setidaknya, kita pernah mencoba.
Kita pernah berusaha untuk mengenalnya.

Salah satu quote favorit lagi dari Kakashi Hatake

Shinobi itu harus mampu melihat yang terdalam dari yang terdalam.

Dan juga lagunya Sherina

Lihat segalanya lebih dekat
Dan ku akan mengerti.

Cuma berharap semoga nggak ada lagi kasus-kasus ‘melabeli-dilabeli’ seperti ini.

PS: ‘Dilabeli’ itu nggak enak, lho :)

Advertisements