Key To Live The Life

by Ofi Zukhrufia

setelah selesai menulis, ternyata ini menjadi postingan yang cukup panjang.
buat yang males, skip aja.
buat yang mau tetep lanjut, you’ve been warned.

halo guys.
so, setelah UAN selesai, aku jadi semacam pengangguran.
pelajar bukan, mahasiswa juga bukan.
tapi ya nggak nganggur juga sih, belajar. persiapan buat SNMPTN tertulis.
tapi plis plis plis keterima SNMPTN undangan aja, biar gausah tes lagi >.<
walaupun aku rada nggak yakin -,,,,,,,,,-

karena hawanya kayak hawa ‘libur’, kemarin aku sama temen2 nginep di rumah Njikek.
kebetulan budhenya Njikek lagi pergi :p
yang nginep aku, Dillo, Ayak, Icok, Guza sama mbak Kania :D
kita janjian nginep Kamis-Jumat gitu. Kamis sore kita udah ngumpul di rumah Njikek.
terus ya cuma ngobrol2, nonton video clip di MTV, beli makanan, trus makan malem bareng.
habis itu niatnya mau nonton film di laptop, tapi ujung2nya malah ngobrol :B
atau lebih tepatnya curhat, hahaha.
dan dari obrolan–curhatan–itu, ada beberapa hikmah yang bisa aku ambil.

curhatannya engga jauh2 seputar pacar, gebetan dan mantan. intinya sih, cowok.
isi curhatannya engga aku tulis karena nanti orang2 jadi pada tau dong, kan aku udah nyebut nama temen2ku tadi di atas -,,,-
pokoknya, waktu ndengerin temen2ku curhat, aku cuma bisa bersyukur aja sih, aku sama Olet baik2 aja, nggak ada masalah :)

kebetulan aku adalah tipe orang yang percaya sama Tuhan.
aku nggak religius banget sebenernya, aku nggak kerudungan, aku pacaran, aku juga kadang ngomongin kejelekan orang lain, kadang bohong, kadang blablablabla.
tapi aku sholat, aku ngaji, aku juga kadang sholat tahajud dan sholat dhuha.
maksudku, aku nggak brengsek2 banget gitu loh.
aku percaya sama Tuhanku, walaupun belum bisa sepenuhnya menjauhi larangannya.

ada dua ayat di Al-Quran yang aku selalu inget, karena buatku, dua ayat ini jadi pegangan hidupku.
yang pertama, Surat Ar-Rahman. ayat ini diulang2 terus di surat ini, bunyinya,

maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

setiap aku mau ngeluh, aku selalu berusaha inget sama ayat ini.
kalau aku merasa hariku nggak menyenangkan, aku bakal tetep bersyukur.
oh iya, walaupun hariku nggak menyenangkan, aku harus berterimakasih karena Tuhan masih memberiku kesempatan buat hidup
kalau aku lagi sakit, aku bakal tetep bersyukur.
oh iya, walaupun aku sakit, aku harus berterimakasih karena Tuhan masih memberiku anggota badan yang utuh
kalau aku lagi nggak punya uang, aku bakal tetep bersyukur.
oh iya, walaupun aku nggak punya uang, aku harus berterimakasih karena Tuhan masih memberiku keluarga yang utuh, masih memberiku rumah tempat bernaung

karena ayat itu, aku jadi belajar menghargai apa yang aku punya.
belajar mensyukuri apapun yang terjadi.
masih banyak orang di luar sana yang nggak seberuntung aku.
jangan lihat ke atas, tapi lihat ke bawah.
karena dengan bersyukur, aku merasa kehidupanku lebih dari cukup.

ayat yang kedua, Surat Al-Insyirah. aku lupa ayat berapa, bunyinya,

karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan

setiap aku lagi ada masalah, setiap aku lagi terpuruk, setiap aku lagi ada di titik terbawah, aku inget sama ayat ini.
tiba-tiba aku jadi semangat lagi, karena aku tau, sesudah semua masalah yang aku hadapi, pasti ada kemudahan dari Allah buat aku nikmati.
dan itu emang bener2 terjadi.
aku percaya kok kalau roda kehidupan itu berputar.
jadi nggak mungkin selamanya aku ada di titik terbawah.
pasti ada saatnya aku ada di atas.
jadi setiap ada masalah, aku nyoba buat menikmatinya aja, pasti juga selesai :)

jadi inti dari postingan (yang ternyata panjang ini) adalah: be thankful :)
God knows what He’s doing, and He works in such beautiful way.
keep your faith :)

semoga postingan ini bermanfaat, karena jarang2 aku nulis beginian.
ciao!

Advertisements